Simulasi Sidang Internasional UCY: Ganja Medis, Hak Kesehatan, dan Kepentingan Negara

FH UCY gelar simulai sidang MUN tentang pengendalian narkoba

Cokronews-Yogyakarta, 21 Juni 2025 – Fakultas Hukum Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (UCY) menggelar kegiatan Model United Nations (MUN) dengan tema “Meninjau Ulang Rezim Pengendalian Narkotika Global: Ganja Medis dan Hak Atas Kesehatan”, yang berlangsung di Auditorium UCY. Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa dari berbagai program studi yang berperan sebagai delegasi negara-negara anggota PBB. Mereka berdiskusi dan bernegosiasi layaknya sidang internasional guna mencari resolusi terhadap isu legalisasi ganja untuk kepentingan medis.

Kegiatan ini menarik perhatian karena para mahasiswa tampil sebagai perwakilan negara seperti Indonesia, Jerman, Thailand, Kanada, dan Uni Emirat Arab. Masing-masing negara menunjukkan posisi politik dan kebijakan nasionalnya terhadap legalisasi ganja medis. Perdebatan mengemuka antara negara-negara yang sudah melegalkan ganja medis dengan yang masih menerapkan larangan keras, seperti Indonesia dan Uni Emirat Arab. Sementara itu, Kanada dan Thailand menjadi contoh negara yang sudah mengatur penggunaan ganja secara medis dengan ketat dan berlandaskan hak atas kesehatan.

Read More

Selain memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan diplomasi, argumentasi, dan berpikir kritis, kegiatan ini juga memberikan wawasan mendalam mengenai dinamika politik global terhadap isu-isu kesehatan dan HAM. Para peserta tidak hanya dituntut untuk mempertahankan kepentingan negaranya, tetapi juga harus mampu merumuskan resolusi bersama yang adil dan tidak merugikan satu pihak pun dalam mengatasi persoalan ganja medis secara global.

Baca Juga

Model United Nations

Dengan atmosfer akademik dan simulasi internasional yang kental, MUN UCY kali ini menjadi bukti bahwa isu-isu global bisa dikaji secara mendalam di ruang-ruang kampus. Kegiatan ini mendapat apresiasi dari dosen pembimbing karena mampu menumbuhkan semangat global citizenship dan literasi kebijakan publik di kalangan mahasiswa, khususnya terkait isu narkotika, kesehatan, dan hak asasi manusia.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *