Fakultas Teknik UCY Gelar Seminar Konservasi Air Tanah Bahas Solusi Tenggelamnya Kota

Fakultas Teknik UCY

COKRONEWS-Yogyakarta, Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (UCY) sukses menggelar Seminar Konservasi Air Tanah, Sabtu (19/4/2025), di Auditorium UCY. Acara yang digagas DEMA FT UCY ini dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Teknik UCY, Muchamad Arif Budianto, serta perwakilan Warek III UCY. Turut hadir sebagai narasumber Dr. Fajar Setiawan, M.Sc. dari Pusat Riset Limnologi dan Sumberdaya Air Kab. Bogor, serta dosen FT UCY, Ratih Nurmala Saridewi, S.T., M.Eng. Seminar ini diikuti seluruh himpunan mahasiswa Teknik Sipil se-DIY dan Ketua FKMTSI Wilayah VII, sekaligus menjadi pembuka Kongres FKMTSI ke-XII yang akan digelar di UCY.

Baca Juga:

Read More

Sucikan Diri Kembali ke Fitri, UCY Gelar Halal Bihalal

Dekan FT UCY dalam sambutannya menekankan urgensi konservasi air tanah untuk mencegah penurunan muka tanah, terutama di wilayah urban seperti Yogyakarta. “Eksploitasi air tanah berlebihan memicu land subsidence. Seminar ini adalah langkah konkret untuk mencari solusi,” tegas Arif Budianto. Dr. Fajar Setiawan memaparkan data mengejutkan: permukaan tanah Yogyarta turun 5-10 cm/tahun akibat over-extraction air tanah. Sementara Ratih Saridewi menawarkan solusi teknis seperti artificial recharge dan rainwater harvesting.

Baca Juga:

10 Universitas Terbaik di Yogyakarta: UCY Jadi Pilihan Tepat untuk Masa Depanmu!

Acara berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif peserta. Salah satu momen menarik adalah diskusi tentang peran mahasiswa dalam kampanye konservasi air. Ketua FKMTSI Wilayah VII menyatakan dukungannya untuk membuat gerakan nasional. “Kami akan dorong kampus-kampus teknik se-Indonesia membuat aksi nyata,” ujarnya. Seminar ini juga menjadi pintu masuk resmi bagi UCY sebagai tuan rumah Kongres FKMTSI ke-XII, yang akan membahas isu strategis ketekniksipilan nasional.

Baca Juga

SEMINAR NASIONAL – CIVIL INNOVATION FESTIVAL 2024

Dihadiri 300 peserta, seminar ini dinilai sukses tidak hanya secara akademis tetapi juga sebagai penguat kolaborasi antara akademisi, peneliti, dan mahasiswa. “Ini bukti FT UCY tidak hanya fokus pada teori, tapi juga aksi untuk lingkungan,” pungkas Ketua DEMA FT UCY. Rencananya, rekomendasi seminar akan diajukan kepada pemerintah DIY sebagai bahan kebijakan penanganan krisis air tanah. (NM)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *