CokroNews – Yogyakarta, Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (UCY) menggelar Seminar Nasional bertajuk “Darurat Pendidikan, Indonesia Emas 2045: Mitos atau Fakta?” pada Senin, 26 Mei 2025 di Auditorium UCY. Kegiatan ini diinisiasi oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UCY dan melibatkan seluruh organisasi mahasiswa (Ormawa) serta Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di lingkungan kampus, dengan dukungan penuh dari Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan.
Seminar ini menghadirkan dua pemateri dengan latar belakang yang kuat di bidang pendidikan dan hak asasi manusia. Eko Prasetyo, seorang penulis dan aktivis HAM sekaligus Direktur SMI, hadir menyampaikan materi kritis mengenai ketimpangan dan tantangan sistem pendidikan di Indonesia. Sementara itu, Dr. Intan Kusumawati, S.Pd., M.Pd., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) UCY, turut memaparkan pandangan akademik terkait kesiapan pendidikan nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.
Baca Juga:
UCY Jalin MoU dengan Pemkot Yogyakarta, Siap Dukung Program Kampung Tematik Inklusif
Dalam pemaparannya, kedua narasumber menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia unggul untuk mendukung Indonesia sebagai negara maju di tahun 2045. Namun, berbagai persoalan seperti kualitas pendidikan yang belum merata, keterbatasan infrastruktur, kesenjangan akses teknologi, serta kurikulum yang belum adaptif terhadap kebutuhan zaman, menjadi hambatan serius yang belum tertangani secara menyeluruh.
“Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka Indonesia Emas 2045 tidak lebih dari sekadar mitos,” ujar Eko Prasetyo dalam sesi diskusi. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dan mahasiswa sebagai agen perubahan untuk mendorong transformasi pendidikan secara menyeluruh.
Senada dengan itu, Dr. Intan Kusumawati menyoroti perlunya sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat dalam melakukan pembenahan sistem pendidikan secara cepat dan efektif. “Darurat pendidikan ini harus menjadi panggilan bersama, bukan hanya beban pemerintah. Kita semua punya peran,” ujarnya.
Acara yang berlangsung interaktif ini juga membuka ruang diskusi bagi mahasiswa untuk menyampaikan pendapat serta solusi terkait problematika pendidikan di Indonesia. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kepedulian generasi muda terhadap masa depan bangsa.
Dengan terselenggaranya seminar ini, UCY berharap dapat menjadi bagian dari gerakan nasional dalam menjawab tantangan pendidikan dan mewujudkan Indonesia Emas 2045 sebagai kenyataan, bukan sekadar harapan.






