CokroNews – Yogyakarta, Senin (6/4) UCY menerima kegiatan Field Study mahasiswa Program Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sunan Kalijaga pada Senin, 6 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Rektorat UCY dengan mengusung tema Penyerahan Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Kalijaga.
Kegiatan penerimaan Field Study ini dihadiri oleh Wakil Rektor I UCY, Dr. Ahmad Nasir Ari Bowo, S.Pd., M.Pd., Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UCY, Dr. Taufik Nugroho, M.Ag., Kaprodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Lely Nur Hidayah Syafitri, S.Pd.I., M.Pd., serta Dosen Pembimbing Lapangan sekaligus Kaprodi Magister MPI, Dr. Nur Saidah, M.Ag. Turut hadir pula peserta Field Study, yaitu Rafi Pradipa, S.Pd., dan M. Iqbal Wibisono, S.Pd.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor I UCY menyampaikan bahwa kegiatan Field Study ini merupakan bagian penting dalam penguatan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam mengintegrasikan teori dan praktik di bidang manajemen pendidikan Islam. UCY sebagai perguruan tinggi mitra berkomitmen memberikan ruang pembelajaran yang optimal bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas akademik dan profesional.
Program Uji Kompetensi Lapangan atau Field Study ini akan berlangsung selama kurang lebih 10 minggu, dimulai pada Senin, 6 April 2026 hingga Jumat, 12 Juni 2026. Namun demikian, durasi pelaksanaan dapat mengalami penyesuaian sesuai dengan kebutuhan dan kesepakatan bersama antara pihak mahasiswa dan perguruan tinggi mitra.
Selama pelaksanaan Field Study di UCY, mahasiswa akan menjalankan sejumlah kegiatan utama, khususnya dalam lingkup perguruan tinggi. Kegiatan tersebut meliputi praktik perkuliahan minimal lima kali yang didahului dengan penyusunan perangkat pembelajaran, pelaksanaan mini research sebagai bagian dari penguatan kemampuan riset, serta keterlibatan dalam berbagai tugas dan kegiatan akademik lainnya yang diberikan oleh pihak kampus.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Magister MPI FTIK UIN Sunan Kalijaga mampu memperoleh pengalaman nyata dalam pengelolaan pendidikan tinggi, sekaligus meningkatkan kompetensi profesional sebagai calon praktisi maupun akademisi di bidang manajemen pendidikan Islam.
Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi dan kolaborasi antarperguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di era global. (YY)






