UCY Monitoring Mahasiswa KIPK 2025, Tekankan Prestasi, Etika, dan Pemanfaatan Dana Beasiswa

Monitoring Mahasiswa KIPK 2025

CokroNews – Yogyakarta, Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (UCY) menggelar kegiatan Monitoring Mahasiswa Penerima KIP Kuliah (KIPK) 2025 pada Selasa, 27 Januari 2026, bertempat di Auditorium UCY. Kegiatan ini diikuti sekitar 140 mahasiswa penerima KIPK dan bertujuan memastikan keberlangsungan studi sekaligus pengembangan potensi akademik maupun nonakademik mahasiswa.

Acara monitoring mahasiswa KIPK UCY ini menghadirkan dua pemateri utama, yakni Sukaji, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala Biro Admisi Kemahasiswaan Alumni Humas dan Kerjasama, serta Dr. Rinaldi, S.T., MBA., Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan. Keduanya menekankan bahwa program KIP Kuliah bukan hanya bantuan finansial, tetapi juga amanah yang harus dijaga dengan tanggung jawab dan komitmen tinggi.

Read More

Dalam pemaparannya, mahasiswa KIPK 2025 diingatkan untuk terus menjaga dan meningkatkan prestasi akademik. Mahasiswa diminta aktif berkonsultasi dengan dosen pembimbing akademik (PA) apabila menghadapi kendala perkuliahan. Pendampingan akademik dinilai penting agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu dengan hasil optimal.

Selain akademik, mahasiswa juga diarahkan untuk mengembangkan prestasi nonakademik. Pihak kampus mendorong penerima KIPK untuk aktif mengikuti perlombaan, seminar, kegiatan kepanitiaan, serta organisasi kemahasiswaan. Keterlibatan dalam kegiatan kampus dinilai mampu membentuk soft skill, kepemimpinan, serta jaringan yang bermanfaat setelah lulus.

Monitoring KIPK di UCY ini juga menyoroti pentingnya menjaga etika dan nama baik kampus. Mahasiswa penerima beasiswa diharapkan menjadi teladan dalam sikap, perilaku, serta kedisiplinan, baik di lingkungan kampus maupun di masyarakat. Hal ini sejalan dengan harapan bahwa penerima KIP Kuliah dapat menjadi representasi positif institusi.

Dalam sesi administrasi, mahasiswa diingatkan untuk tidak terlambat dalam pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) dan registrasi semester. Ketertiban administrasi menjadi syarat penting agar status akademik dan pencairan beasiswa tetap berjalan lancar. Sosialisasi ini sekaligus menjadi pengingat agar mahasiswa lebih disiplin dalam mengelola jadwal akademik.

Tak kalah penting, pemateri juga menekankan pemanfaatan dana KIPK secara bijak. Dana bantuan pendidikan dan living cost diharapkan digunakan sesuai kebutuhan perkuliahan dan penunjang studi. Mahasiswa juga diingatkan untuk memastikan aktivasi rekening agar proses pencairan dana living cost tidak mengalami kendala.

Melalui kegiatan monitoring mahasiswa KIPK 2025 ini, UCY menunjukkan komitmennya dalam mendampingi mahasiswa penerima beasiswa agar tidak hanya bertahan secara finansial, tetapi juga tumbuh sebagai pribadi berprestasi, beretika, dan siap bersaing di masa depan.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *