CokroNews – Yogyakarta FAI UCY kembali menggelar seminar Pada Tanggal 28 Agustus 2025 bertajuk “Filantropi dan Pengembangan Lembaga Pendidikan Islam: Upaya Pembentukan Jiwa Kepemimpinan Filantropi pada Mahasiswa” pada 5 Desember 2025 bertempat di Ruang E.33. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Taufik Nugroho, M.Ag. , selaku Dekan FAI UCY , serta Rafi Pradipa, S.Pd., pengajar dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Kalijaga.
Seminar yang diikuti sekitar 25 mahasiswa dari berbagai fakultas—mulai dari Fakultas Agama Islam , Fakultas Teknik , Fakultas Hukum , Ekonomi dan Bisnis, hingga Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan—bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial dan kemampuan kepemimpinan filantropis di kalangan mahasiswa.
Dr. Taufik Nugroho dalam pemaparannya menekankan bahwa filantropi tidak hanya berkaitan dengan donasi, tetapi juga kesadaran untuk mengembangkan lembaga pendidikan agar lebih adaptif dan berdaya saing. Ia menjelaskan bahwa siswa perlu dibekali visi kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan sosial, terutama di lingkungan pendidikan Islam.
Sementara itu, Rafi Pradipa, S.Pd. memberikan perspektif praktis tentang bagaimana peran mahasiswa dalam gerakan filantropi dapat menjadi fondasi kepemimpinan masa depan. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial dapat membentuk karakter kepemimpinan yang peduli, inklusif, dan berorientasi pada solusi.
Hal menarik dari seminar ini adalah pengaitannya dengan isu pencegahan bencana banjir di Sumatera . Para pemateri menekankan bahwa jiwa filantropi juga harus hadir dalam situasi darurat. Mahasiswa diajak memahami bahwa kepemimpinan filantropis memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat terdampak bencana melalui aksi nyata, penggalangan bantuan, hingga edukasi mitigasi bencana.
Dengan adanya seminar ini, diharapkan mahasiswa dari berbagai fakultas mampu melakukan perubahan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi muda yang siap berkontribusi bagi pembangunan pendidikan Islam sekaligus memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.






